ANCAMAN ALIH FUNGSI LAHAN DESA KABUNA MENGKUATIRKAN
- Mar 25, 2025
- KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA
Kabuna - Pemerintah Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, khawatir dengan maraknya penjualan lahan pertanian. Hal ini berisiko mengurangi lahan garapan dan memengaruhi ketahanan pangan desa.
Kepala Desa Kabuna, Adrianus Yosep Laka, menyatakan bahwa desa tersebut adalah salah satu penyumbang hasil hortikultura terbesar bagi Kota Atambua. Alih fungsi lahan pertanian dapat mengancam keberlanjutan produksi pangan di wilayah tersebut.
"Saya sebenarnya punya satu kekhawatiran tersendiri. Desa Kabuna adalah salah satu penyumbang utama hortikultura untuk Kota Atambua. Jika lahan terus berkurang, maka hasil pertanian juga menurun," ujar Adrianus. Selasa (25/03/2025).
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Desa Kabuna masih bergantung pada sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama. Namun, banyak warga tergiur menjual lahannya akibat tingginya permintaan dari pengusaha.
Pemerintah desa terus mengimbau warga agar tidak tergoda menjual lahan pertanian mereka. Berbagai bantuan dari pemerintah, seperti benih dan sarana pertanian, disediakan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
"Godaan menjual lahan sangat tinggi karena ini daerah penyangga kota. Jika tidak hati-hati, masyarakat saya bisa tergusur dengan pesatnya perkembangan ini," tambahnya.
Menurutnya, banyak lahan yang sudah dijual namun tidak dikelola dengan baik. Beberapa lahan berubah menjadi perumahan atau perkantoran, tetapi ada juga yang hanya dibeli tanpa ada pemanfaatan lebih lanjut.
Adrianus berharap masyarakat lebih serius dalam mengelola lahan pertanian mereka. Ia mengajak petani untuk memanfaatkan bantuan pemerintah dengan maksimal agar tidak tergoda menjual tanah mereka.
" Jika ada kesulitan dalam pertanian, pemerintah desa siap membantu dengan memberikan solusi. Mereka juga bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk mendukung pertanian berkelanjutan di Desa Kabuna." ucapnya.
Sumber berita : RRI Atambua