Desa Kabuna Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting, Tingkatkan Kesadaran Masyarakat tentang 1000 HPK
- Jun 15, 2026
- Oktovianus Gomes
KIM Kabuna – Pemerintah Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan stunting di Aula Kantor Desa Kabuna, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini guna mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Sosialisasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting yang masih menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan nasional. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan anak, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, ibu hamil, ibu menyusui, keluarga balita, serta masyarakat umum. Materi yang disampaikan mencakup pengertian dan dampak stunting, faktor penyebab stunting, pentingnya 1.000 HPK, pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menegaskan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang menjadi dasar pelaksanaan upaya penurunan stunting secara terintegrasi melalui intervensi spesifik dan sensitif.
Sebelum pelaksanaan sosialisasi, dilakukan koordinasi antara Pemerintah Desa Kabuna dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu dan Puskesmas Haliwen untuk mengidentifikasi kondisi stunting di desa, menganalisis faktor risiko, serta menyusun materi edukasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah desa juga berkoordinasi dengan seksi pelayanan desa guna memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan.
Metode yang digunakan dalam sosialisasi meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet edukasi kepada peserta. Melalui metode tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami langkah-langkah pencegahan stunting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menargetkan sejumlah hasil langsung, di antaranya meningkatnya pemahaman masyarakat tentang stunting, meningkatnya kesadaran untuk memanfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu, pemeriksaan kehamilan, imunisasi, dan pemantauan pertumbuhan balita, serta terbentuknya komitmen bersama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting.
Dalam jangka menengah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu, memperkuat praktik pemberian gizi seimbang bagi keluarga, meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat peran kader kesehatan dalam pendampingan keluarga yang berisiko stunting. Sementara dalam jangka panjang, kegiatan ini diarahkan untuk mendukung penurunan prevalensi stunting di Desa Kabuna secara bertahap dan berkelanjutan, meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas.

Keberhasilan kegiatan akan diukur melalui sejumlah indikator yang telah ditetapkan. Pemerintah Desa Kabuna menargetkan sedikitnya 80 persen peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan stunting setelah mengikuti sosialisasi yang diukur melalui hasil post-test. Selain itu, minimal 70 persen peserta diharapkan siap menjadi agen perubahan atau pelopor pencegahan stunting di lingkungan keluarga dan masyarakat. Indikator keberhasilan lainnya adalah meningkatnya pemanfaatan layanan kesehatan, seperti kunjungan ke posyandu, pemeriksaan kehamilan, imunisasi, serta layanan kesehatan ibu dan anak yang akan dipantau melalui kegiatan monitoring pasca-sosialisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, PKK, dan masyarakat dalam mendukung program percepatan penurunan stunting. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, upaya pencegahan stunting di Desa Kabuna diharapkan dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu melahirkan generasi yang lebih sehat dan memiliki daya saing di masa depan.