Desa Kabuna Menjadi Satu-satunya Desa Finalis KOIN-YANLIK NTT 2025, Presentasikan Inovasi KIMUNA di Belu
- Dec 09, 2025
- Oktovianus Gomes
Kabuna, 09 Desember 2025 — Desa Kabuna kembali menorehkan prestasi membanggakan pada tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah berhasil masuk sebagai finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOIN-YANLIK) 2025. Desa Kabuna menjadi satu-satunya desa di Provinsi NTT yang lolos sebagai finalis dalam ajang bergengsi tersebut.
Tahap presentasi dan wawancara finalis berlangsung pada Sabtu, 09 Desember 2025 di Ruang Kerja Wakil Bupati Belu. Kegiatan presentasi dan wawancara dibuka oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, yang pada kesempatan itu juga memaparkan inovasi pelayanan publik dari Pemerintah Kabupaten Belu.
Pada ajang tahun ini, terdapat tiga inovasi dari Kabupaten Belu yang berhasil melaju ke tahap wawancara, yakni LASKAR PERAN JEMPOL dari DP3AP2KB Kabupaten Belu, KIMUNA (KIM Kabuna Untuk Nusantara) dari Desa Kabuna, D’BOS SIJITU dari SMP Katolik Don Bosco Atambua.

KIMUNA: Inovasi Keterbukaan Informasi dari Desa Menuju Nusantara
Dalam pemaparan di hadapan tim juri provinsi, Pemerintah Desa Kabuna menampilkan inovasi unggulan mereka, KIMUNA — KIM Kabuna untuk Nusantara, sebuah model komunikasi publik berbasis komunitas yang lahir untuk meningkatkan transparansi layanan publik dan akses informasi masyarakat.
Sebelum inovasi ini lahir, masyarakat Desa Kabuna masih kesulitan mendapatkan informasi pembangunan, kebijakan desa, hingga laporan keuangan. Namun sejak hadirnya KIMUNA, desa berhasil membangun sistem komunikasi dua arah melalui kanal digital maupun media konvensional seperti Website kimkabuna.id, Papan informasi publik, Media sosial (Facebook, Instagram, TikTok, YouTube),dan grup WhatsApp warga.
Inovasi ini bahkan telah direplikasi di lebih dari 40 desa di Kabupaten Belu dan mulai diadopsi oleh Kabupaten Flores Timur. KIMUNA berkembang menjadi model desa digital partisipatif yang memperkuat literasi digital, partisipasi masyarakat, serta transparansi penggunaan Dana Desa.

Dampak Nyata KIMUNA bagi Pelayanan Publik
Berdasarkan hasil evaluasi internal tahun 2025, KIMUNA memberikan dampak signifikan bagi tata kelola desa, di antaranya:
- Akses informasi meningkat hingga 80%,
- Partisipasi warga naik hingga 60%,
- Kepercayaan publik meningkat dari 50% menjadi 90%,
- Publikasi informasi naik dari 1 kali per tahun menjadi 26 kali per bulan,
- Pengaduan masyarakat kini ditangani secara real-time.
Selain meningkatkan transparansi, KIMUNA turut mempromosikan produk lokal desa, memperkuat kapasitas pemuda melalui pelatihan jurnalistik, dan menjadi wadah dialog publik melalui program “Warga Bicara”.
Komitmen Berkelanjutan
Pemerintah Desa Kabuna menegaskan bahwa inovasi ini tidak berhenti pada kompetisi saja. KIMUNA telah ditetapkan melalui SK Kepala Desa, diintegrasikan dalam RPJMDes dan RKPDes, serta memperoleh dukungan kolaboratif dari Dinas Kominfo Kabupaten Belu, Kominfo Provinsi NTT, RRI, TVRI, dan media lokal lainnya.
Kepala Desa Kabuna menegaskan kembali komitmen mereka yaitu “Informasi adalah hak warga, dan transparansi adalah kewajiban pemerintah desa.”
Dengan menjadi satu-satunya desa finalis KOIN-YANLIK 2025, Desa Kabuna membuktikan bahwa desa dapat menjadi pusat inovasi pelayanan publik yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat. KIMUNA kini menjadi simbol transformasi pelayanan publik desa yang transparan, adaptif, dan berbasis teknologi lokal. (KIM Kabuna/Okto)