FISIP UB Dorong Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Branding dan Media Promosi Produk Lokal di Desa Perbatasan
- Jul 04, 2024
- Paulina Sose Mau
Kabuna, 29 Juni 2024, Tim Mahasiswa Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang mengusung tema “Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Branding dan Media Promosi Produk Lokal di Desa Kabuna”.
Kegiatan pengabdian ini dilandasi oleh latar belakang Desa Kabuna sendiri yang terletak di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste. Desa ini juga merupakan salah satu desa yang dihuni oleh sebagian masyarakat eks-pengungsi dari Timor Timur pasca konflik tahun 1999 yang mayoritas masyarakatnya berada dalam kategori ekonomi kelas bawah.
Pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan digitalisasi terkait produk UMKM lokal yang dimiliki warga Desa Kabuna. Kemampuan digitalisasi ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk.
Kegiatan yang berlangsung selama 6 hari itu dilakukan oleh 3 mahasiswa dari Departemen Sosiologi yaitu Mafatikhul Huda, Tamara Adelia Nainggolan, dan Raffael Lois Rudtyanto. Selama kegiatan pengabdian ini berlangsung, tim mahasiswa juga dibimbing oleh 2 dosen pembimbing yaitu Wida Ayu Puspitosari, S.Sos., M.Si dan Dewi Puspita Rahayu, S.Sos., M.A.
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian adalah mengunjungi kelompok tenun dan melakukan pengambilan video untuk dijadikan konten promosi. Selain itu, tim pengabdian juga melakukan pelatihan pembuatan konten pada anak muda yang merupakan anak dari salah seorang penenun.
Untuk memberikan akses pasar yang lebih luas, tim pengabdian juga melakukan pengenalan terkait digital marketing di berbagai media sosial dan market place. Dalam rangka mendorong penguatan nilai jual konten, pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan konten serta pengenalan aplikasi editing video juga dilakukan.
Kegiatan pengabdian ini disambut baik oleh seluruh warga dan juga dari pihak pemerintah desa. Antusias dari para kelompok penenun juga sangat besar terlihat. Tampak dari kehadiran dan semangat para ibu-ibu penenun yang sangat kooperatif diajak bekerja sama dalam pembuatan konten dan hadir dalam kegiatan pelatihan.
“Harapan kami ke depan, UB juga masih bisa melakukan monev ke sini sehingga rencana tindak lanjut ke depan seperti apa kita masih tetap berlanjut. Kalau bisa kegiatan kerja sama ini tetap bisa berjalan ke depan dan mungkin bisa ditingkatkan lagi,” ujar Pak Adrianus selaku Kepala Desa Kabuna.
KIM KABUNA : Tamara Adelia Nainggolan