Ibu Mindryati Astiningsih Laka Lena, Ketua Tim Pembina Posyandu NTT Posyandu Babauk-Bautasik, Posyandu terbagus dan termewah se-NTT

  • Dec 04, 2025
  • Yohanes Kun

Dalam kunjungan kerja perdana ke ujung Timur Provinsi NTT, terutama di Kabupaten Belu, salah satu Posyandu yang kunjungi adalah Posyandu Babauk-Bautasik. “Posyandu ini (Babauk-Bautasik) adalah Posyandu terbagus, termewah yang pernah saya temui dalam kunjungan saya keliling NTT”, demikian lontaran pujian yang keluar dari mulut ibu Mindryati Astiningsih Laka Lena, Ketua Tim Pembina Posyandu NTT.

 

Kabuna, 04 Desember 2025 -  Posyandu Babauk-Bautasik mendapat kunjungan dari Ketua TP. PKK yang juga merupakan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi NTT periode 2025-2030, Ny. Mindryati Astiningsih Laka Lena, didampingki Ketuap TP. PKK Kabupaten Belu, Ny. Viviawaty Lay Ng dan Staf Ahli TP. PKK Kabupaten Belu, Ny. Maria Fridolin Besin Leon bersama Tim Uji Petik Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTT dalam rangka lomba Posyandu di 16 Kabupaten/Kota.

Posyandu Babauk-Bautasik, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu dari aspek bentuk dan kualitas bangunannya terlihat bagus dan rapi, sangat mewah bila dibanding dengan bangunan-bangunan sekelas dan setingkatnya. Dalam pengarahannya kepada semua peserta di Posyandu Babauk-Bautasik, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi NTT sangat memuji kualitas bangunannya. “Posyandu ini (Babauk-Bautasik) adalah Posyandu terbagus, termewah yang pernah saya temui dalam kunjungan saya keliling NTT" Ujarnya.

Posyandu Babauk-Bautasik dibangun dengan sumber dananya dari dana Desa Kabuna dan dipercayakan pembangunannya oleh BUM-Des Kabuna. BUM-Des Kabuna diberi hak oleh Pemerintah Desa Kabuna untuk membangunnya karena BUM-Des Kabuna sudah mempunnyai mempunyai Surat Ijin Operasional, demikian informasi yang disampaikan oleh Kepala Desa Kabuna dalam sambutan pada kegiatan tadi.

Lebih lanjut dalam arahannya, ibu Ketua Tp. Posyandu NTT mengapresiasi semua prestasi tingkat nasional yang sudah diukir oleh Desa Kabuna. Kedua prestasi nasional itu adalah Juara ke 6 Keterbukaan Informasi Publik dan Juara ke 5 nasional Pengelolaan Perpustakaan. Ibu Ketua Tp. Posyandu NTT juga sangat menggambarkan pengelolaan Posyandu sekarang yang masih berlandas pada Permendagri No. 13 tahun 2024, yang sudah terdiri dari 6 SPM. Kriteria lomba Posyandu untuk tahun ini, Provinsi NTT masih menggunakan kategori  yang lama. Maka harapan ibu Ketua Tp. Posyandu, untuk lomba Posyandu tahun depan, NTT sudah harus menerapkan 6 SPM karena secara nasional lombanya didasarkan pada 6 SPM. Ke 6 SPM itu adalah Layanan Kesehatan, Layanan Pendidikan, Layanan Sosial, Layanan Pekerjaan Umum, Layanan Perumahan Rakyat dan Trantibumlinmas. Selain ke 6 SPM ini, boleh dikembangkan dengan inovasi-inovasi lainnya demi melayani masyarakat.

Pertemuan sejenak hari ini membawa dan memberi semangat bagi para peserta Posyandu yang pelayanannya dimajukan pada hari ini. Normalnya pelayanan Posyandu Babauk-Bautasik terlaksana pada setiap tanggal 15 dalam bulan. Setelah Ibu Ketua Tp. Posyandu melanjutkan perjalanan ke Silawan, pelayanan kepada sasaran terus dilanjutkan di Posyandu.

(Kim Kabuna/Yohanes Kun)