KIM Kabuna Tangkal Hoaks di Wilayah Perbatasan RI–Timor Leste
- Feb 11, 2026
- Oktovianus Gomes
KIM Kabuna – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, berperan aktif menangkal penyebaran berita hoaks di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste. Peran tersebut dinilai strategis karena Desa Kabuna berada di kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang rentan terhadap arus informasi lintas negara.
Ketua KIM Desa Kabuna, Yohanes Kun, mengatakan KIM hadir sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat desa. Hal itu disampaikannya kepada rri.co.id, Sabtu (24/1/2026).
Menurut Yohanes, KIM Kabuna menjadi jembatan informasi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa. Komunitas ini memastikan setiap informasi yang beredar di tengah masyarakat merupakan informasi yang akurat dan sesuai fakta.
“Mengingat posisi strategis di wilayah perbatasan, KIM Kabuna membantu menangkal hoaks yang berpotensi memicu konflik sosial, terutama yang beredar di media sosial,” ujarnya.
Ia menjelaskan, KIM juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara menyikapi informasi secara bijak, melakukan verifikasi fakta, serta mengenali ciri-ciri berita palsu. Langkah ini dilakukan agar masyarakat semakin kritis dalam menerima dan membagikan informasi.
Selain itu, KIM Kabuna aktif menyebarkan informasi positif terkait pembangunan dan potensi desa sebagai upaya menyeimbangkan arus informasi yang beredar. Pemberdayaan masyarakat dalam penguasaan teknologi informasi juga terus dilakukan agar warga mampu bertukar informasi secara sehat dan mengurangi dampak negatif berita bohong.
Yohanes menegaskan, keberadaan KIM di wilayah perbatasan sangat penting karena masyarakat setempat rentan terhadap informasi transnasional yang belum tentu benar. Dengan penguatan literasi digital, KIM Kabuna diharapkan mampu menjaga persatuan dan mencegah perpecahan akibat penyebaran hoaks di media sosial.