Komunitas Informasi Masyarakat: Penguatan Kapasitas, Tol Mengalirnya Informasi Desa

  • Sep 27, 2025
  • Yance Kun

KIM desa Kabuna yang dibentuk pada tahun 2021, kini, merupakan salah satu KIM yang dinilai berjalan baik di Kabupaten Belu dan secara lebih luas di Provinsi NTT. Nilai baik ini, selain karena niat baik dan kemauan para pengelolanya, tetapi lebih dari itu karena KIM Kabuna terus mengusahakan peningkatan kapasitas bagi para pengelolanya.  Sungguh disadari bahwa penguatan kapasitas merupakan tol mengalir keluarnya berbagai informasi dari desa. Demi semakin berkualitasnya aliran informasi, KIM Kabuna di bulan September 2025, menghadirkan dua orang Jurnalis profesional senior sebagai narasumber dalam sehari pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pengelolanya.

Penyebaran informasi di era ini merupakan hal yang sangat penting. Bila ingin menjadi terkenal, bangunlah terlebih dahulu jangingan informasi. Ketika jaringan informasi terbangun dengan baik, siapapun dapat menjadi terkenal dengan memanfaat jaringan yang telah dibangun tersebut.

Menyadari pentingnya penyebaran informasi, maka pemerintah lewat peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Nomor: 08/PER/M-KOMINFO/6/2010 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial,  telah merancang, membangun dan mewajibkan semua desa di Indonesia untuk membentuk dan menjalankan KIM di semua desa. KIM berfungsi menyebar informasi dalam bentuk berita, opini, profil tentang segala hal yang terjadi di desa di dalam membangun desa.

Desa Kabuna sebagai salah satu dari 84.276 desa di Indonesia, telah membentuk KIM-nya sejak tahun 2021. KIM desa Kabuna dari beberapa aspek, telah dinilai berada di deretan terdepan seluruh KIM di provinsi NTT, namun masih terdapat banyak hal yang masih sangat jauh dari harapan sebagai KIM yang sungguh berkualitas. KIM Kabuna dalam menjalankan perannya sudah berbasis digital. Agar KIM Kabuna semakin berkualitas dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, maka peningkatan kapasitas kepada pengelolanya terus saja ditingkatkan agar tol menuju keterbukaan informasi sungguh terbangun. Untuk tujuan itu maka pada tahun 2023, telah diadakan pelatihan dasar penulisan berita, yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Belu. Kini, pada tanggal 25 September 2025, KIM Kabuna kembali mengadakan  pelatihan tingkat lanjutan guna peningkatan kapasitas bagi para pengelolanya. Demi memenuhi harapan di atas, pada pelatihan peningkatan kapasitas ini, dua Jurnalis profesional senior diundang menjadi narasumber. Keduanya adalah  Marcel Manek, dari media online Nusra Inside dan Adre Witak, cameraman TVRI Atambua. Pak Marcel memberi banyak masukan dan trick tentang bagaimana menulis dalam media online, sesuai kapasitas yang dimilikinya. Sedangkan pak Andre menjelaskan tentang teknik-teknik pembuatan sebuah video mulai dari pengambilan awal video hingga ke pengeditan sebelum di-upload ke berbagai media. Selain kedua tenaga profesional tersebut, Dinas Kominfo sebagai pendamping teknis turut diundang sebagai narasumber. Bersama mereka, banyak masukan ilmu dan pengalaman berharga yang didapat sehubungan dengan penulisan berita dalam media online dan cara mengambil dan mengedit video secara baik.

Dalam sehari pelatihan yang sumber biaya berasal dari dana desa Kabuna, didapatkn beberapa hal penting untuk perbaikan ke depan. Adapun hal-hal tersebut adalah:

  1. Kabid Infokom Kabupaten Belu: “Belum semua menu dalam dashboard web KIM Kabuna dimanfaatkan.” Karena itu diminta agar admin KIM belajar dan mencoba agar semua menu dalam dashboard web diisi. Ada berita yang mengalami delay uploading-nya ke web KIM Kabuna. Karena itu, penjadwalan pemberitaan perlu dibuat.
  2. “Penulisan berita dalam web KIM Kabuna belum rutin terisi, sehingga KIM Kabuna belum ‘ramah’ dengan google, sedangkan kendaraan yang digunakan untuk membawa berita KIM adalag gogle”, demikian kata bapak Marcel Manek dari media online Nusra Inside.

Sebagai usulan praktis, bapak Marcel mengatakan, “caranya tidak lain adalah terus menulis dengan menentukan kata kunci secara baik, agar KIM Kabuna mulai dikenal gogle.”

  1. Pendampingan teknis yang santai untuk mengatasi kekurangan ditawarkan oleh bapak Marcel untuk boleh berlangsung kapan saja, dan pertama kalinya akan dilakukan pada hari jumat sore tanggal 26 September di hutan keluarga kades Kabuna.

Semoga dengan adanya pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengelola KIM Kabuna ini, tol menuju keterbukaan informasi semakin mulus, hal-hal yang selama ini dirasa sebagai hambatan dapat mulai teratasi.