OMK Paroki Santo Yohanes Pemandi Haliwen Bersama Ribuan OMK Dari 67 Paroki Se-Keuskupan Atambua Akhiri KAYD III Dengan Luar Biasa

  • Sep 19, 2025
  • KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA

KIM KABUNA _ Sejak tanggal 15 hingga hari ini 18 September 2025, OMK Paroki St. Yohanes Pemandi Haliwen bersama ribuan Orang Muda Katolik dari 67 paroki se-Keuskupan Atambua, berbuar bersama, berbagi cerita kasih merajut persaudaraan bersama dalam sebuah ziarah iman yang berawal dan berakhir dalam sebuah kegembiraan besar. Banyak peserta ketika dimintai kesan oleh KIM Kabuna, hanya bisa mengatakan “Luar Biasa” dan “Sangat Menggembirakan”. Hal itu memang benar sebagaimana pantauan KIM Kabuna.

Kegiatan terencana dan berjalan apik dan sangat menggebirakan bagi para peserta. Hari pertama diawali dengan penyambutan dan misa pembukaan KAYD III yang dipimpin oleh Vikjen Keuskupanan Atambua, Pater Vinsen Wun, svd. Perayaan ekaristi misa pembukaan berlangsung sangat meriah.  Hari kedua diisi dengan kegiatan cinta ekologi. Para peserta KAYD III dibagi dalam beberapa group untuk membersihkan berbagai tempat di kota Kefamenanu. Di sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan kreasi OMK dalam ber-yell ria. Hari ketiga, hari penuh pembekalan kepada OMK, dari para narasumber multiperspektif mulai dari sosial, politik, hukum, ekonomi dan ketahanan/militansi iman OMK untuk mampu bersaksi dengan kasih dalam arus zaman ini.

Hari keempat, hari terakhir, diisi dengan  materi tentang kiat sukses Gen-Z dalam mengembangkan usaha. Kegiatan hari terakhir dilanjutkan dengan pembekalan kepada OMK oleh uskup Atambua, mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr., bertema ‘OMK dan tantangan pastoral’. Dalam pemaparannya uskup Atambua menekankan bahwa tantangan terbesar bagi OMK dewasa ini adalah adanya fakta bahwa banyak umat ber-KTP katolik tetapi tidak menghidupi kekatolikan  dalam bentuk liturgia, koinonia, kerigma, diakonia dan martiria karena salah satu pengaruh kuat dari  perkembangan medsos, dimana kaum muda terinfeksi  gejala psikologis FOMO (fear of missing out), sehingga merasa tidak lagi punya cukup waktu untuk menjalankan tugas-tugas sebagai orang katolik. OMK terlekat dengan medsos dalam hampir seluruh waktu hidupnya.

Hari hari ini, KAYD III ditutup dengan misa meriah, menurunkan berkat, yang dipimpin langsung oleh yang mulia uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr., pratanda semua peserta akan berpisah secara fisik namun tetap mengikat hati diantara OMK se-Keuskupan yang terjalin dalam empat hari menjalani kegiatan bersama. Setelah misa penutup, kegiatan KAYD III dilanjutkan dengan malam rekreasi bersama. Sayonara, sampai jumpa di KAYD IV mendatang.