Pelepasan Anak PAUD Se-Gugus Haliwen PKB Sub Tutela Matris, Kepala Desa Kabuna Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak
- Jun 14, 2026
- KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA
KIM Kabuna – Sebanyak lima lembaga pendidikan anak usia dini yang tergabung dalam Gugus Haliwen PKB Sub Tutela Matris menggelar kegiatan pelepasan peserta didik Tahun Ajaran 2025/2026 di Aula Kantor Desa Kabuna, Sabtu (13/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momen perpisahan bagi anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat PAUD dan akan melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar. Lembaga yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari TK Negeri Bina Kasih, PAUD Salala, PAUD Kuntum Melati, PAUD Ana Rae Laung, dan PAUD Hati Mulia.
Acara pelepasan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan kreativitas dari anak-anak, seperti menyanyi, membaca puisi, dan sejumlah atraksi lainnya yang menghibur para orang tua, guru, serta tamu undangan yang hadir.
.jpeg)
Kepala Desa Kabuna, Adrianus Yoseph Laku, S.TP, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru atau pemerintah, tetapi juga sangat ditentukan oleh peran keluarga.
Ia mengisahkan pengalamannya saat melihat seorang anak yang dengan sadar memungut sampah dan membuangnya ke tempat sampah. Menurutnya, tindakan sederhana tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan karakter yang ditanamkan sejak usia dini.
“Saya melihat sendiri ada seorang anak yang lewat dan berkata, ‘Permisi Bapak,’ kemudian memungut sampah dan membuangnya ke tempat sampah. Saya tidak tahu dia berasal dari PAUD mana, tetapi saya yakin dia ada di ruangan ini. Hal sederhana seperti itu menunjukkan bahwa pendidikan karakter sejak dini sangat penting. Pendidikan bukan hanya tugas guru atau dinas pendidikan, tetapi tanggung jawab kita semua, terutama keluarga,” ujar Adrianus Yoseph Laku.
Ia menjelaskan bahwa setelah anak-anak meninggalkan bangku PAUD dan memasuki jenjang sekolah dasar, pembinaan karakter tidak lagi berlangsung seintensif saat mereka berada di PAUD. Karena itu, peran orang tua dalam mendampingi dan membentuk perilaku anak harus terus dilakukan.
Menurutnya, keluarga memiliki porsi terbesar dalam menentukan masa depan anak. Pemerintah desa, sekolah, dan dinas pendidikan hanya berperan sebagai pendukung dalam proses tersebut.
“Masa depan anak-anak ada di tangan kita semua, terutama bapak dan mama. Kami dari pemerintah desa hanya memberikan dukungan sesuai kemampuan yang ada. Persentase terbesar dalam mendidik dan membentuk mereka menjadi orang-orang hebat berada di dalam keluarga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Adrianus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga PAUD yang terus berkomitmen membangun pendidikan anak usia dini di Desa Kabuna. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada PAUD Hati Mulia yang bergabung dalam kegiatan pelepasan tahun ini.
Kepala Desa Kabuna menegaskan bahwa pemerintah desa tetap berupaya memberikan dukungan bagi pengembangan PAUD meskipun anggaran Dana Desa mengalami pengurangan.
“Kami di Desa Kabuna memiliki kepedulian besar terhadap pendidikan anak usia dini. Walaupun anggaran Dana Desa berkurang, kami tetap berusaha mencari berbagai cara agar dukungan untuk PAUD tetap ada. Kita ingin ke depan pendidikan PAUD di Kabuna semakin baik,” tambahnya.
Melalui kegiatan pelepasan ini, diharapkan anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan PAUD dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bekal karakter, pengetahuan, dan keterampilan yang telah diperoleh selama belajar di masing-masing lembaga pendidikan.