PEMERINTAH DESA KABUNA MENYALURKAN BANTUAN BERAS KEPADA 391 KELUARGA PENERIMA MANFAAT DESA KABUNA
- Jul 22, 2025
- KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA
Kabuna _ Pemerintah Desa Kabuna melaksanakan pembagian bantuan beras kepada 391 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kantor Desa Kabuna pada Selasa, 22 Juli 2025. Pembagian beras dilakukan oleh Petugas dari kantor desa dengan menggunakan Aplikasi Banpang Mobile dari Bulog.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kabuna Bapa Adrianus Yoseph Laka, S.TP menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tanpa ada kepentingan pribadi.
“Semua beras tersalurkan dengan baik, tidak ada masalah. Kali ini pihak Pos tidak datang, jadi pembagian beras hari ini dipercayakan langsung kepada kami (Pemerintah Desa),” tegasnya.
Kepala Desa Kabuna Juga menegaskan bahwa pihak desa hanya bertugas untuk menyalurkan bantuan sesuai daftar nama yang diberikan oleh Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Desa tidak memiliki wewenang untuk menambah atau mengurangi data penerima bantuan beras.
“Yang ada nama, silakan terima dan pulang. Yang nama tidak ada juga silakan pulang, karena kami hanya bagi saja,” tegasnya.
Ia juga menekankan komitmennya terhadap transparansi dan integritas, termasuk dalam hal penggunaan aset dan fasilitas desa. Ia mencontohkan bahwa meskipun memiliki akses terhadap pupuk dan alat pertanian milik desa, dirinya tetap membayar sebagaimana warga lainnya.
“Bapak mama lihat dia setiap tahun saya bagi pupuk. Saya buat sawah saja pupuk saya beli. Ada traktor dan rontok kantor desa punya, saya buat sawah saya bayar tidak pakai gratis. Padahal saya bisa pakai saja. Tapi saya tidak mau, karena saya mau mengajarkan kepada masyarakat bahwa ini masyarakat punya hak jadi kita tidak boleh ambil.,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan kepada masyarakat mengenai pembangunan infrastruktur di desa, termasuk pembangunan rabat yang dinilai setara dengan kualitas cor jembatan yang dibangun oleh pemerintah pusat.
“Bapak mama boleh lihat yang namanya cor rabat seperti ini bapak mama boleh jalan-jalan ke desa lain lihat tidak ada yang cor rabat seperti kita punya. Ini sudah sekelas cor jembatan di Weutu sana yang dikerjakan oleh pemerintah pusat. Jadi disini kita semua barang kita kerja dengan baik transparan,” ujarnya.
Kepala Desa Kabuna menghimbau masyarakat untuk kembali fokus pada aktivitas produktif setelah menerima bantuan beras. “Jadi bapak, mama yang sudah ada, terima habis pulang urus kebun, urus rumah, lihat anak mau sekolah, sekarang sudah mau sekolah lagi, kita cari uang untuk anak sekolah supaya kita punya hidup berubah karena anak jadi orang, hidup kita bisa berubah kalau tidak kita susah,”
Di akhir sambutannya, Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan beras dilakukan sesuai dengan daftar nama yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa nama yang tidak diberikan karena termasuk dalam kategori yang tidak berhak.
“Jadi itu saja, Nama-nama semuanya dari pemerintah pusat yang kasih datang nanti ada sebagian yang kami tidak kasih karena ada yang tentara, ada yang polisi, ada yang pegawai ada yang pensiunan, ada yang veteran. Nah itu datanya dari RT sudah serahkan kembali di kami, sehingga kami tidak bisa bagi. Karena nanti kalau orang periksa kami harus bertanggungjawab itu siapa yang mau duduk di sana, kita tidak ambil orang punya beras, orang marah kita,” tegas Kepala Desa Kabuna.