Profil Desa Kabuna

  • Jan 20, 2026
  • KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA

Desa Kabuna, yang terletak di Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, terus menunjukkan geliat pembangunan yang seimbang antara pelestarian budaya, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan pelayanan publik. Dengan potensi alam yang melimpah serta kehidupan sosial yang harmonis, Desa Kabuna menjadi salah satu desa yang berkembang dinamis di wilayah perbatasan.

Desa Kabuna resmi berdiri sebagai desa definitif pada tahun 1977 setelah melalui proses pemekaran sejak 1973. Saat ini, Desa Kabuna terdiri dari sembilan dusun yang tersebar di wilayah perbukitan dengan luas sekitar 2.641 hektare. Kondisi geografis tersebut menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

Mayoritas masyarakat Desa Kabuna bermata pencaharian sebagai petani dengan komoditas unggulan berupa jagung, padi, sayur-sayuran, serta jambu mete. Selain itu, sektor peternakan seperti sapi, kambing, babi, dan ayam juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. Pemerintah desa terus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui kelompok tani, kelompok ternak, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dari sisi demografi, Desa Kabuna dihuni oleh 6.158 jiwa yang hidup dalam keberagaman suku dan budaya, di antaranya suku Kemak dan Tetun. Kehidupan sosial masyarakat ditandai dengan semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama. Mayoritas penduduk memeluk agama Katolik, disertai pemeluk Kristen Protestan dan Islam, yang hidup berdampingan secara harmonis.

Desa Kabuna juga dikenal memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang masih lestari. Tarian tradisional seperti Likurai dan Tebe (Tei) kerap ditampilkan dalam zacara adat, penyambutan tamu, maupun kegiatan resmi desa. Di bidang keagamaan, Desa Kabuna memiliki sejumlah sarana ibadah, termasuk gereja, kapela, dan Gua Maria, yang juga menjadi bagian dari potensi wisata religi.

Selain sektor pertanian dan budaya, Desa Kabuna menyimpan potensi pariwisata yang menjanjikan. Panorama alam Bukit Wehor menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat, khususnya pada pagi dan malam hari. Potensi kuliner lokal seperti jagung bose dan aneka olahan hasil pertanian juga terus dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif desa.

Dalam mendukung pelayanan masyarakat, Desa Kabuna telah dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana, antara lain fasilitas pendidikan dari PAUD hingga SMA, fasilitas kesehatan seperti Poskesdes dan Puskesmas, infrastruktur jalan desa, serta sarana olahraga dan kepemudaan. Pemerintah desa secara berkelanjutan mengupayakan peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Desa Kabuna berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta penguatan nilai-nilai budaya lokal. Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, Desa Kabuna optimistis melangkah menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.