RAPAT PERSIAPAN PMT BAGI BAYI GIZI KURANG DESA KABUNA

  • Jun 14, 2025
  • KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA

Kabuna – Pemerintah Desa Kabuna menyelenggarakan Rapat Persiapan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Bayi - Balita Gizi Kurang. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kantor Desa Kabuna pada Sabtu, (14/06/2025).

Kegiatan ini bertujuan menyusun langkah strategis penanganan gizi buruk di desa melalui koordinasi lintas sektor. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Kabuna, Pj. Fatubesi Lalori, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Petugas Gizi UPTD Puskesmas Haliwen, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK), Ketua Pembangunan Manusia (KPM), Ketua kader dan Anggota, Ketua RT, Mahasiswa Prodi Kesehatan Unimor dan Orang Tua dari anak-anak penerima PMT Desa Kabuna.

 

Apa Itu PMT?

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah intervensi gizi yang diberikan kepada bayi dan balita usia 6–59 bulan berupa kudapan atau makanan siap santap berkualitas, ditujukan untuk memperbaiki status gizi. Selain makanan, program ini didukung dengan edukasi, penyuluhan, dan konseling gizi guna mempercepat perubahan perilaku pola makan keluarga.

Tujuan PMT

  1. Meningkatkan status gizi balita agar berat badan sesuai kurva pertumbuhan dan mencegah stunting.
  2. Memenuhi kebutuhan zat gizi esensial seperti energi, protein, vitamin, dan mineral yang mungkin kurang dari makanan utama.
  3. Memberi edukasi gizi kepada orang tua dan kader, sehingga pola asuh lebih tepat dan berkelanjutan.

Manfaat PMT

  1. Dukung pertumbuhan fisik optimal: membantu pembentukan tulang, otot, dan organ tubuh ﹣ mengurangi kasus balita berat badan kurang (underweight) dan gizi kurang (wasting).
  2. Perkembangan kognitif lebih baik, karena tercukupi kebutuhan nutrisi penting seperti zat besi, vitamin, dan protein.
  3. Cegah stunting, menjaga anak tidak mengalami pertumbuhan terhambat akibat kurang gizi kronis.

Kriteria Balita Penerima PMT

Pemberian Makanan tambahan untuk balita dengan kondisi :

  1. Berat badan tidak naik selama pemantauan (weight faltering).
  2. Berat badan kurang (underweight): berat menurut umur dibawah –2 SD
  3. Gizi kurang (wasting): BB/PB atau BB/TB < –2 SD