TIGA PENENUN ASAL KABUPATEN BELU MENGIKUTI PELATIHAN PEWARNAAN BENANG ALAM DI SUMBA TIMUR
- Jun 16, 2025
- KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA
Kabuna - Sebagai upaya melestarikan warisan budaya lokal, Pemerintah Kabupaten Belu bekerja sama dengan Bank NTT Cabang Atambua memberangkatkan tiga penenun lokal untuk mengikuti pelatihan pewarnaan benang tenun berbahan alami di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 27 hingga 30 Mei 2025.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas tenun ikat khas Belu agar lebih bernilai dan berdaya saing, baik di pasar nasional maupun internasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis budaya yang dicanangkan Dekranasda Kabupaten Belu.
Peserta pelatihan adalah mama-mama penenun terpilih, yakni Nofiana Hendriques Fernandes dan Selviana Soi Loe dari Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, serta Oktoviana Hati dari Kelurahan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan. Ketiganya dipilih berdasarkan pengalaman serta komitmen kuat dalam melestarikan budaya tenun di daerah perbatasan.
Ketua Dekranasda Belu, Ibu Vivi Ng Lay, bersama Wakil Ketua Ibu Avi Gonsalves turut hadir memberikan dukungan langsung kepada peserta. Pelatihan dipandu oleh maestro pewarnaan alami nasional, Kornelis Ndapakamang, yang juga merupakan pengelola sanggar tenun ternama di Sumba Timur.
Selain pelatihan teori dan praktik di bengkel kerja, peserta juga diajak mengunjungi kebun tanaman pewarna alami dan melihat langsung proses produksi tenun khas Sumba. Melalui kegiatan ini, Dekranasda Belu berharap para penenun lokal dapat menghasilkan produk tenun berkualitas tinggi, ramah lingkungan, dan bernilai jual tinggi sebagai sumber ekonomi yang berkelanjutan.