UPTD PUSKESMAS HALIWEN MENYELENGGARAKAN SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DI AULA KANTOR DESA KABUNA

  • Jul 15, 2025
  • KOMUNITAS INFORMASI MASYARAKAT KABUNA

Kabuna – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Haliwen menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan sasaran masyarakat usia produktif dan lansia mulai dari Perangkat Desa dan Masyarakat Kabuna. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kantor Desa Kabuna pada Selasa, 15 Juli 2025.

Kegiatan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) yang dilakukan oleh Puskesmas bertujuan untuk mendeteksi secara dini resiko kesehatan masyarakat, khususnya tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar gula darah tinggi (diabetes). Petugas kesehatan Puskesmas Haliwen, Ibu Novi Asa mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang tidak menyadari kondisi kesehatannya.

“Tujuannya itu kita melakukan skrining lebih awal. Jadi pas kita turun begini, kebanyakan masyarakat tidak menyadari kalau mereka mengalami tekanan darah tinggi dan gula darah tinggi,” ujarnya

Melalui kegiatan skrining di lapangan, petugas dapat mengidentifikasi masyarakat yang berisiko dan kemudian menyarankan pemeriksaan lanjutan di Puskesmas. Selain itu, upaya edukasi pun diberikan secara langsung kepada masyarakat.

“Kalau ditemukan tekanan darah tinggi atau gula darah tinggi, kami memberikan edukasi untuk mengurangi konsumsi garam atau makanan yang asin. Dan kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di puskesmas supaya bisa ketemu dokter dan mendapatkan obat,” tambahnya.

Partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan skrining PTM hari ini dinilai masih sangat rendah, meskipun informasi dan undangan telah disebarkan melalui media sosial desa seperti WhatsApp dan Facebook.

Banyak masyarakat baru menyadari kondisi kesehatannya setelah menjalani skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) di fasilitas kesehatan. Petugas mengungkapkan bahwa tidak sedikit masyarakat yang baru mengetahui bahwa mereka mengidap hipertensi atau kadar gula darah tinggi saat diperiksa. “Kadang sampai di sini mereka baru tahu, mereka sadar kalau mereka itu ternyata darah tinggi atau gula darah,” Ujar Ibu Novi Asa.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat yang memiliki kondisi darah tinggi yang melebihi ambang normal kerap tidak menunjukan gejala apa pun. “Dia rasa biasa-biasa saja. Dia pikirnya itu sehat. Kalau misalnya dia mengalami gejala seperti sakit kepala, dia gosok minyak. Itu kebanyakan orang awan begitu,” tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM), petugas Puskesmas Haliwen berharap agar pemerintah desa Kabuna turut berperan aktif dalam kegiatan skrining kesehatan yang digelar hari ini. Diharapkan perangkat desa mulai dari staf RT, RW, hingga kepala dusun dapat mendorong warganya untuk mengikuti kegiatan skrining kesehatan.

“Kalau bisa mungkin upaya dari desa untuk menggerakkan perangkat desa seperti staf desa, RT, RW, dusun dan masyarakat desa Kabuna untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Skrining kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) hari ini”, ujarnya.